#Post Title #Post Title #Post Title
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Monday, December 16, 2013

Review Sony MDR - 1R VS 1RBT

Sony MDR - 1R VS 1RBT ( Wireless NFC / Bluetooth Capable )

1. Overview
Versi wireless dari seri MDR - 1 R ini sudah saya tunggu sekitar 1 bulan yg lalu, karena waktu itu belum availble di indonesia akhirnyansy putuskan untuk titip adik beli yang japan version ( dijual untuk Jepang only ).

Sedang untuk Versi Wired ( 1R ) sendiri sudah ears on sekitar 1 bulan yg lalu, tepatnya bulan juni, dengan berbagai review di internet, sangatlah penasaran, selalu ada pertanyaan : apakan pada saat wireless mode ON, ada penurunan dari segi kualitas music yang dihasilkan ( SQ, Bass, treble, MID - Low - High ?? )

Setup : Source          : Sony Xperia Z - Htc Sensation XE - PC
             Headamp     : FiiO E17
             Cans            : MDR 1R ( Indonesia Version ) + MDR 1RBT ( Japan Version ) Black red Edition
             Soft - Player : Poweramp - Foo Bar 1.2.9



Berikut sedikit review dari sy ( trully opinion from my kuping mentah... )

A. Overview


dari segi packaging, kesan ekslusive sama sekalai tidak berubah, box elegan dan Pouch yang "sederhana" menjadi perlengkapan standard, perbedaan terasa ketika kita pegang cans nya dan bandingkan secara langsung, gambar diatas sudah bisa banyak berbicara, Kesimpulannya :

1. 1RBT lebih berat sedikit ( walaupun masih sy anggap ringan bilan dibanding cans sekelasnya )
2. Pad di bagian ear lebih tebal - pada saat ears on teras lebih mampat ke telinga dibanding 1 R - dan bagusnya adalah noise isolating yang jauh lebih baik dibanding 1R wired.
3. Tombol yang mudah diraih dan dihapal ( Volume - FF, FWD, TOP, Pause - Power - NFC ON/OFF - Input cable - input charging )

Cukup teras perbedaan ketikan setelah memakai 1RBT berganti  ke 1R - ( Lighter ) but noise isolatiing not as good as 1RBT
1RBT dilengkapi denga Cable 3.5 dan input di cans, sehingga bila baterai down, bisa pakai via cord jack 3.5 yang disertakan.

Kita perlu minimal Source dengan Spesifikasi minimal Bluetooth 3.0  dengan A2DP feature ( Mostly Recent Smartphone )

In The Box 1RBT : Cans - Micro USB Cable Charging - Cable 3.5 - manual Instrustion ( japan language )

Ears On
Hardware Function :

Pertama memcoba 1RBT ini ( Via Cable and Wireless ), cukup kaget karena suara yang tidak diharapkan keluar ( hars + Bass Liar, akhirnya diputuskan untuk Burn in dulu selama +/- 60 jam - Via cable 30 - 32 Jam - and Wireless 28 - 30 jam Approx.

Ketikan selesai Burn in kemudian dicoba dengan fungsi NFC dan Buetooth, Smooth, everything going so fast and smooth, koneksi dan pairing cepat, untuk NFC kita harus dowload dulu Sony NFC easy connect di Play Store / Apple Store.

Baterai : INCREDIBLE !!! Test pertama pemakaian langsung bertahan selama 30 jam seperti claim dari Sony, Waaawww... jika sy average pakai ini cans wirelessly per hari +/- 4 - 5 jam, selama 1 minggu sy tidak harus repot charge lagi  !!

Semua tombol berjalan dengan baik dan responsive, kecuali input cable 3.5 yang sy nilai kurang "Ngunci" karena beberapa kali lepas dengan mudah ketika sy bergerak.

Wireless feature berfungsi dengan baik dengan jarak sekitar 10 - 12 M dari source, sy pernah coba Headset versi MW1 - dan menurut sy ini much better dari segi wireless coveragenya, ketika sy masuk kamar mandi dengan pintu tertutup dengan  jarak sekitar 5 Meter tidak ada koneksi yang terputus .. waawww NICE !!!



Sound Quality -

Setup : Htc Sensation XE + FiiO E17 + 1R / 1RBT Wired Conection
1. Equal a.k.a Sama a.k.a nothing change, you'll get the 1 RR Quality ( Strong bass, Detail and Wide Staging )

Setup : HTC Sensation XE Wirelessly Via Bluetooth to 1RBT

Ini dia yang saya tunggu, Strong Bass ? Yess its equal !! tapi untuk detail sedikit berkurang di Low dan Mid kalau saya gambarkan pakai Wired Connection Score 4.5/5 maka wireless 4.0/5

untuk staging susah membedakan, mirip mirip lah.. ( kupingnya masih mentah sih.. ) yang kentara dari comparison disini adalah ketika kita push cans dengan Volume dan setting EQ di level bass yang kuat, terasa amplifier internal 1RBT kedodoran dan Hars feeling akan terasa, namun sy sendiri tidak kuat bertahan lebih dari 1 menit dengan Volume dan tekanan bass yang sekuat itu.. so dalam kondisi input volume power dan Bass yang normal tidak akan menjadi masalah sy kira.

Rasanya sony harus memperbaiki lebih baik lagi untuk "Gimmick" S - master dan DSEE nya - mungkin akan ada beberapa fanboy nya yang kuat dengan tekanan volume dan bass diluar "standard" itu.. so don't make them disappointed.
Edit 17 aug 13 : setelah 2 minggu sy pakai cans ini dan majority pake via wireless..  Waaww SQ nya better,  skr ga ada lg hars yg terasa atau kedodoran pada saat full power dipush pada lagu dengan dominan low sub bass dan tempo cepat... Mungkin memang internal amplifier 1RBT ini perlu menyesuaikan just like burn in ( IMO )

oya, karena sony 1RBT ini menggunakan flow dimana input suara yang masuk ke cans via wireless kemudian di amplified oleh apa yang disebut oleh sony sebagai S - master dan DSEE ini, maka  ketika sya connect direct cable memakai Source ( sy pakai Xperia Z dan Htc Sensation XE ) Power dirasa kurang dibanding Koneksi wireless, sangat terasa.. kecuali jika memakai source + HeadAmp ( sy memakai FiiO E17 ) maka power akan lebih baik, mungkin jika memakai source / DAP yang PowerFull ( e.g HF 603. AK 100 ) - tapi sy tidak mencobanya untuk kedua DAP tsb, fairly memang Sourcenya harus yang Wirelessly Capable... ya Smart phone tentu

Pertanyaan terakhir :

Dengan MSRP yang selisih sekitar 800 - 1jt untuk 1R VS 1RBT, apakah Worthed untuk pindah dari 1R ke 1RBT ?

Pendapat saya :
YA
jika anda seorang yang membutuhkan cans nempel di telinga dan anda dalam keadaan mobile terus, ribet dengan Cord yang menghalangi dan comfortability tentu ketika Lagu afavorite anda bisa dinikmati sambil beraktivitas.

TIDAK
Jika anda seorang audiophile "Sejati" dengan waktu santai dan mobilitas rendah, sering duduk di kursi, Selonjoran di Sofa, atau Kabel sudah menjadi sahabat anda bahkan jika sampai suara audio lenyap karena kabel nyangkut dan anda menyalahkan diri sendiri bukan kabel tsb.. :P

Resume :
ahhaaa... ini dia cans impian sy untuk MID end, sy sering nyetir dengan ribetnya kabel menghalangi sy untuk pindah transmisi, sekarang No Way.. Sound Quality must be Okay for me ( dengan menyadari ini bahwa kuping ini mesti dipelihara dengan Volume power yang cukup.. not over dan sadar juga ini ga ada kabelnya.. ga bisa pake Cardass and Via Blue  ;)

Okay Thanks guys, sekian Mini review sy yang tidak bermutu ini, terimakasih sudah membaca ( klo ada yg baca  ::) ) at the end my 1R Wired Version Mesti di Lego keluar dari lemari... ( Pssst jualan dikit : WA 08121284962 ) hehe..

3 Words for Sony 1 RBT : Insinyur Sony Briliant !

*note :
1. saya memilih membandingkan Koneksi Wired VS Wireless dengan Htc Sensation XE, karema IMHO, SQ nya better than Xperia Z walaupu tidak NFC Compatible.

2. Foobar Sound result Via PC, Just Okay For Both.
3. Song reference :
    Diana Kral - The heart Of Saturday Night
    Eric Clapton -Tears in heaven
    Green day  - Holiday
    The Black Eyed Peas - My Humps
    Skrillex feat Nero - Promises
    All Song FLAC > 750 Kbps


Review ini dikutip dari: Sumber
[ Read More ]

Review Flashdisk: ADATA UD 320 OTG Hybrid



Menjamurnya perangkat Gadget seperti smarthphone dan tablet berbasis android terus meningkat di tahun ini dan di ramalkan akan menguasai OS mobile di seluruh dunia, namun kebutuhan akan penyimpanan data dan ukuran aplikasi yang semakin lama semakin tinggi akan memaksa anda untuk membeli tambahan micro SD card dengan kapasitas yang lebih tinggi pula, hal itu tentu cukup merepotkan jika anda secara tiba-tiba micro SD card anda penuh dan anda harus mengganti micro SD anda tetapi tidak semua gadget meletakkan slot micro SD card di bagian luar gadget, solusinya adalah menggunakan USB storage micro device. ADATA selalaku produsen Storage tentu mengerti akan hal ini dan akhirnya me-release flashdisk hybrid yaitu ADATA UD 320 dimana hybrid yang di maksud adalah bisa di gunakan dalam smarthphone menggunakan koneksi micro USB dan juga bisa digunakan di PC dengan koneksi USB, penasaran seperti apa performa yang di hasilkan oleh flashdisk ADATA UD 320 ini? siman review saya selengkapnya di bawah.

ADATA UD320 OTG ( on the go ) membutuhkan minimal OS android 4.1.2 jelly bean dan device atau gadget yang juga mendukung USB OTG, untuk itu anda bisa menggunakan aplikasi di Google play store yang bernama USB OTG Checker untuk mengetahui apakah gadget atau smarthphone anda mendukung USB OTG. ADATA sudah melakukan beberapa testing untuk gadget yang sudah beredar di dunia dan memberikan dafter list gadget mana yang support dengan UD 320, berikut list devicenya.

apakah gadget anda ada dalam daftar list di atas?

Spesifikasi dari ADATA UD 320 OTG
 Beberapa fitur ADATA UD 320 OTG




Kemasan dan paket penjualan


Kemasan dari ADATA tidak berbeda jauh dengan kemasan produk Flashdisk lainnya.

Closer look
 

Bentuknya cukup kecil dan hampir sama dengan ADATA UD 310 untuk ujung dari Flashdisk ini
 
 

Takut hilang? tentu saja dengan bentuknya yang terbilang kecil pasti resiko kehilangan akan besar namun anda tidak perlu kuatir ADATA UD 320 OTG sudah menyiapkan lubang untuk gantungan  TEST SETUP

PC


  1. CPU Intel Core i7 3770 with Deepcool cooler
  2. Motherboard ECS X77
  3. ZOTAC nVidia Geforce GTX 780Ti
  4. Memory Ram 6Gb
  5. PSU Deepcool Quanta 750W 80+ Gold
  6. HDD Toshiba 3,5" 1TB
  7. Microsoft Windows 7 Ultimate SP 1
  8. Monitor LG With Full HD resolution 1080p
  9. Forceware 331.65


Smarthphone

  1. Samsung Galaxy Note 2 Jelly bean 4.1.2
  2. Sony Xperia L Jelly Bean 4.2.2



Dalam pengujian ini saya menggunakan 2 buah gadget yaitu Sony Xperia L dan Samsung Galaxy Note 2 namun sayangnya Sony Xperia L tidak support dengan ADATA UD 320 OTG padahal versi OS android lebih tinggi dari Samsung Galaxy Note 2, dari sini saya pun berpendapat bahwa benar adanya Sony Xperia L tidak masuk list dalam device yang di support oleh ADATA UD 320 OTG 

Di Samsung Galaxy Note 2 begitu Flashdisk ADATA UD 320 OTG di colokkan maka akan langsung terdeteksi sebagai USB device storage



 
Beberapa screenshot dalam Samsung Galaxy Note 2





Benchmark

 

Kapasitas asli setelah saya format menggunakan NTFS, namun disarankan jika anda tetap menggunakan format Fat32 karena jika anda mengganti format NTFS gadget / smartphone anda tidak akan mengenali ADATA UD 320 OTG
 
ATTO Disk Benchmark
 
Crystal Disk Mark 
Real Time ISO copy

KESIMPULAN

Produk yang cukup Inovatif menurut saya karena menganut tipe hybrid dimana bisa anda gunakan baik di PC maupun di Gadget, terdapat nilai ekonomis di sini anda tidak perlu membeli kabel USB OTG karena konektifitas ke smarthphone menggunakan Micro USB dan kebanyakan gadget juga menggunakan micro USB.

Kelebihan :
1. Praktis
2. Dual hybrid Micro USB dan USB
3. Kapasitas besar

Kekurangan :
1. Belum support Device Low end
2. masih menggunakan USB 2.0


 

Review ini dikutip dari: Sumber

[ Read More ]